<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>wonk_lorban</title>
	<atom:link href="http://zupersharief.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zupersharief.wordpress.com</link>
	<description>the young Lbn fans club</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2009 14:44:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zupersharief.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/360fbffaf715afc8930489241200bbe0?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>wonk_lorban</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zupersharief.wordpress.com/osd.xml" title="wonk_lorban" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zupersharief.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>belajar quran yuuuk&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/belajar-quran-yuuuk/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/belajar-quran-yuuuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 14:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[TADABBUR AL-MU’MINUN AYAT 1-11 Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, Dan orang-orang yang menunaikan zakat, Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki [994]Maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=173&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#003366;"><strong>TADABBUR AL-MU’MINUN AYAT 1-11</strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="408" height="17"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#003366;"><br />
</span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman</em>,</span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya</em>,<span id="more-173"></span></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,</em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Dan orang-orang yang menunaikan zakat,</em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,</em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki [994]Maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.</em></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="271" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Barangsiapa mencari yang di balik itu [995] maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas</em>.</span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="290" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em> </em></span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya</em>.</span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya</em>.</span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>Mereka Itulah orang-orang yang akan mewarisi</em>,</span></p>
<p align="right"><span style="color:#003366;"><em>(yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. mereka kekal di dalamnya</em>.</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>[994] </em>Maksudnya adalah budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. imam boleh melarang kebiasaan ini. Maksudnya: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya.<br />
<em>[995]</em> Maksudnya adalah zina, homoseksual, dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Ayat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang dimiliki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada rukun iman yang enam (lihat catatan hadits). Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amalnya akan sia-sia saja di akhirat nanti, karena tidak berlandaskan iman kepada-Nya.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya ialah:</span></p>
<p><span style="color:#003366;">1. Khusyuk dalam shalat.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Yang dimaksud khusyu di sini adalah:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#003366;">Mengerti bacaan-bacaan dalam sholat</span></li>
<li><span style="color:#003366;">Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan.(QS.7:29)</span></li>
<li><span style="color:#003366;">Ihsan dalam sholat (lihat catatan hadits)</span></li>
<li><span style="color:#003366;">Tenang dan konsentrasi</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#003366;">2. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan tak berguna,</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#003366;">Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak berguna. Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir,hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR.Bukhari-Muslim)</span></li>
<li><span style="color:#003366;">Menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak berguna, yaitu dengan menjaga waktu dan umurnya agar jangan sia-sia. Dari Abu Hurairah r.a. telah berkata, “Telah bersabda Rasulullah saw: </span></li>
</ul>
<p><span style="color:#003366;">“Sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya. “Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia (QS.45:29) dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia (QS.17:36). Dan bahwa kematian pasti akan menemui kita, waktunya tidak dapat dimajukan atau ditunda.(QS. 10:49)</span></p>
<p><span style="color:#003366;">3. Menunaikan zakat,</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Dengan berzakat seorang mukmin:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#003366;">Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia (QS. 9:103) karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau (QS. 29:64) yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti.(QS.35:5)</span></li>
<li><span style="color:#003366;">Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati.(QS.9:103)</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#003366;">4. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina),</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk (QS. 17:32). Imam Ahmad             berkata, “Saya tidak mengetahui setelah pembunuhan ada dosa besar daripada perzinaan.”</span></p>
<p><span style="color:#003366;">5. Menahan pandangan dan memelihara kemaluan (QS. 24:30-31),</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Barangsiapa yang berbuat di luar hal itu, Allah menyebutnya sebagai orang yang             melampaui batas.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">6. Memelihara amanat dan menepati janji,</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Bila seseorang tidak memegang amanat dan menepati janji, dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik,”Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu apabila berbicara dusta ,apabila berjanji ingkar,dan apabila dipercaya khianat.”(HR.Syaikhani dari Abu Hurairah r.a.)</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya akan dijanjikan Allah dengan balasan syurga. (QS. 70:32-35)</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;">9. Memelihara sholat.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Sholat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang yang beriman.(QS. 4:103) Selain itu diperintah untuk memelihara sekaligus menegakkan sholat banyak disebutkan dalam al-Qur’an di antaranya QS. 2:43,238; 22:41.</span></p>
<p><span style="color:#003366;">Sholat adalah pembeda antara muslim dan kafir.Telah bersabda Rasulullah saw,”Beda antara muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan sholat.” (HR.Muslim)<br />
Balasan bagi orang beriman yang memilki sifat-sifat di atas adalah syurga Firdaus. Umar r.a. meriwayatkan sebuah hadits yang Rasulullah bersabda, “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat, barangsiapa yang menegakkannya akan mesuk syurga, lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat al-Mu’minun.”</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=173&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/belajar-quran-yuuuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/170/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/170/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 14:08:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[TADABBUR AL-IMRAN AYAT 190-191     Q.S Ali Imron:190 “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan lanjut dan bumi (seraya berkata), “Ya Robb kami, tiadalah Engkau ciptakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=170&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#333399;"><strong>TADABBUR AL-IMRAN AYAT 190-191</strong></span></p>
<p><span style="color:#333399;">    <strong><span style="text-decoration:underline;">Q.S Ali Imron:190</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span id="more-170"></span></span></strong></span></p>
<table style="height:130px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="482" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="80"><span style="color:#333399;"></span></td>
<td width="497"><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
<td width="3"><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
</tr>
<tr>
<td height="87"></td>
<td></td>
<td colspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="13"></td>
</tr>
<tr>
<td height="128"></td>
<td colspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em>“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan lanjut dan bumi (seraya berkata), “Ya Robb kami, tiadalah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka dipeliharalah kami dari siksa neraka.” (QS.3:190-191)</em></span></p>
<p><span style="color:#333399;">Salah satu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayat-Nya yang terbentang di alam semesta. Dalam ayat ini, Allah menyuruh manusia untuk merenungkan alam, langit dan bumi. Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. Juga memperhatikan pergantian siang dan malam. Semuanya itu penuh dengan ayat-ayat, tanda-tanda kebesaran Allah SWT.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Langit adalah yang di atas yang menaungi kita. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnya, yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. Menakjubkan pada siang hari dengan berbagai awan germawan, mengharukan malam harinya dengan berbagai bintanggemintang.</p>
<p></span></p>
<p><span style="color:#333399;">Bumi adalah tempat kita berdiam, penuh dengan aneka keganjilan. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khaliq tersusun dengan sangat tertib. Bukan hanya semata dijadikan, tetapi setiap saat nampak hidup. Semua bergerak menurut aturan.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Silih bergantinya malam dan siang, besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. Kadang-kadang malam terasa panjang dan sebaliknya. Musim pun silih berganti. Musim dingin, panas,gugur, dan semi. Demikian juga hujan dan panas. Semua ini menjadi tanda-tanda kebesaran dan keagungan Allah bagi orang yang berpikir. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. Pasti ada yang menciptakan yaitu Allah SWT.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Orang yang melihat dan memikirkan hal itu, akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. Apakah dia seorang ahli ilmu alam, ahli ilmu bintang, ahli ilmu tanaman, ahli ilmu pertambangan, seorang filosofis, ataupun penyair dan seniman. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang luar biasa. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran alam, terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya. Akhirnya tak ada arti diri, tak ada arti alam, yang ada hanyalah Dia, Yang Maha Pencipta. Di akhir ayat 190, manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran dan keagungan-Nya, Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berpikir).</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dalam ayat 191, diterangkan karakteristik Ulil Albab, yaitu selalu melakukan aktivitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami alam, baik yang ghaib maupun yang nyata.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dzikir, secara bahasa berasal dari kata dzakara , tadzakkara, yang artinya menyebut, menjaga, mengingat-ingat. Secara istilah dzikir artinya tidak pernah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. Baik ketika duduk, berdiri, maupun berbaring. Ketiga hal itu mewakili aktifitas manusia dalam hidupnya. Jadi,dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. Dzikir dapat dilkukan dengan hati,lisan, maupun perbuatan. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu bertaubat kepada Allah, disebabkan adanya cinta, takut, dan harap kepada-Nya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh, kuat dan mengakar di hati. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. Misalnya saat mendapatkan nikmat mengucapkan hamdalah. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan basmalah. Ketika takjub mengucapkan tasbih. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan yang sesuai dengan aturan Allah.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Fikir, secara bahasa adalah fakara, tafakkara yang artinya memikirkan, mengingatkan, teringat. Dalam hal ini berpikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam, Allah SWT.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam al-Qur’an maupun as-sunnah sebagai minhajul hayah (pedoman hidup). Dengan fikir, manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. Aktivitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan secara seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). Sebab jika hanya melakukan aktivitas fikir, hidup manusia akan tenggelam dalam kesesatan. Jika hanya melakukan aktivitas dzikir, manusia akan terjerumus dalam hidup jumud (tidak berkembang, statis). Sedangkan, jika melakukan aktivitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah, dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#333399;">Bagi Ulil Albab, kedua aktivitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan:<br />
Allah dengan segala kebesaran dan keagungan-Nya adalah pencipta alam semesta termasuk manusia.</span></li>
<li><span style="color:#333399;">Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam.Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat.<br />
Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memuji-Nya.</span></li>
<li><span style="color:#333399;">Menumbuhkan ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari Akhir.</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=170&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/170/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>saudaraku&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/saudaraku/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/saudaraku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[TADABBUR AL-HUJURAT AYAT 10-13    Q.S Al Hujurat :10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua  saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.” Allah SWT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=166&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#333399;"><strong>TADABBUR AL-HUJURAT AYAT 10-13</strong></span></p>
<p><span style="color:#333399;">   <strong> <span style="text-decoration:underline;">Q.S Al Hujurat :10</span> </strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
<td><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><span style="color:#333399;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua  saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.”<span id="more-166"></span></em> Allah SWT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. Dalam hadits riwayat Bukhari dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda, “Orang muslim itu adalah saudara orang muslim,jangan berbuat aniaya kepadanya, jangan membuka aibnya, jangan menyerahkannya kepada musuh, dan jangan meninggikan bagian rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya, jangan mengganggu tetangganya dengan asap makanan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Jangan membeli buah-buahan untuk anak-anak, lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu. “Kemudian Nabi saw bersabda, “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya. “Dalam hadits shahih lain yang dinyatakan,</span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> “Apabila seorang muslim mendo’akan saudaranya yang ghaib, maka malaikat berkata ‘Amin’, dan             semoga kamu pun mendapat seperti itu.”</em></span></p>
<p><span style="color:#333399;">    <strong><em><span style="text-decoration:underline;">Q.S Al Hujurat:11</span></em></strong></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="96" height="8"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> “Hai orang-orang yang beriman,janganlah suatu kaum mengolok-olok suatu kaum yang lain (karena)    boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”</em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pernah berkunjung kepada Rasulullah saw lalu mereka memperolok-olokkan beberapa shahabat yang fakir-miskin, seperti Amar, Suhaib, Bilal, Khabbab, Salman al-Farisi, dll. karena pakaian mereka sangat sederhana.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">     <strong><span style="text-decoration:underline;">Q.S Al Hujurat:12</span></strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
<td><span style="color:#333399;"><br />
</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"> <em>“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”</em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beriman, supaya mereka menjauhkan diri dari su’uzhan / prasangka buruk terhadap orang-orang beriman. Jika mereka mendengar sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin maka kalimat itu harus diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik, jangan sampai timbul salh paham, apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orang mukmin menjauhkan diri dari prasangka yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Allah melarang pula ghibah,namimah, dan mencari-cari aib orang lain. Mengenai definisi ghibah, Rasulullah saw bersabda, “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. “Si penanya kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu bila yang diceritakannya itu benar ada padanya? “Rasulullah menjawab, “Kalau memang benar ada padanya, itu ghibah namanya.Jika tidak benar engkau berbuat buhtan (dusta).”(HR.Muslim,Tirmizi,Abu Daud, dan Ahmad). Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). (QS.Al-Humazah: 1)<br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;">    <strong><span style="text-decoration:underline;">Q.S Al Hujurat 13</span></strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="104" height="12"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em>“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS.Al-Hujuraat: 13)</em></span></p>
<p><span style="color:#333399;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#333399;">Pada ayat 13, Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakan-Nya bermacam-macam bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah, Bilal naik ke atas Ka’bah untuk adzan. Beberapa orang berkata, “Apakah pantas budak hitam adzan di atas Ka’bah?”. Maka berkatalah yang lain, “Sekiranya Allah membenci orang ini, pasti Allah akan menggantinya. “Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah saw apa yang mereka ucapkan. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan,pangkat, kekayaan, dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat ketakwaannya.</span></p>
<p><span style="color:#333399;">Ayat ini juga menyatakan bahwa persaudaraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa, warna kulit, kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan aqidah. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. “Seorang mukmin terhadap mukmin yang lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari-jemari.” (HR.Muttafaq’alaih dari Abu Musa r.a.)</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=166&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/saudaraku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sapa yang mo sukses&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/sapa-yang-mo-sukses/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/sapa-yang-mo-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:56:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[SIMBOL SUKSES `     Kita sukses dalam kehidupan berdasarkan persepsi (pikiran), `     Pikiran sangat berpengaruh pada aktifitas kita.A.  Simbol Sukses ada 3, yaitu: Mind (pikiran), Heart (perasaan/hati), Action (perbuatan). Berikut uraian dari karakteristik yang merupakan gabungan dari 3 simbol sukses tersebut: a. Kreatif dalam belajar dan bergaul Pribadi sukses menciptakan kesempatan dan peluang yang konstruktif dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=164&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#003366;"><strong>SIMBOL SUKSES</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#003366;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#003366;">`     Kita sukses dalam kehidupan berdasarkan persepsi (pikiran),</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#003366;">`     Pikiran sangat berpengaruh pada aktifitas kita.<span id="more-164"></span><strong>A.  Simbol Sukses ada 3, yaitu:</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"><em> Mind </em>(pikiran),<em> </em></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><em> Heart </em>(perasaan/hati),<em> </em></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><em> Action </em>(perbuatan).<em></em></span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Berikut uraian dari karakteristik yang merupakan gabungan dari 3 simbol sukses tersebut:</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>a. </em><em>Kreatif dalam belajar dan bergaul</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;">Pribadi sukses menciptakan kesempatan dan peluang yang konstruktif dan kreatif dalam belajar dan pergaulannya</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>b. </em><em>Bekerjasama melahirkan teamwork</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;">Pribadi sukses membangun organisasi sebagai sistem dan menggerakkan teman-temannya untuk membangun teamwork yang kompak dan cerdas</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>c. </em><em>Berani mengambil resiko</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;">Pribadi sukses mendorong lingkungannya untuk mengambil resiko dengan menciptakan lingkungan yang nyaman</span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>d. </em><em>Mendorong membangkitkan menjadi teladan</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;"><em>e. </em><em>Mengarahkan dan membimbing</em></span></p>
<p><span style="color:#003366;">Mengarahkan dan membimbing orang di dekatnya untuk mencapai tujuan jangka panjang melalui penyusunan rencana yang lebih operasional.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#003366;"><em>f. </em><em>Dinamis dengan perubahan</em></span></li>
</ol>
<p><span style="color:#003366;">Menerapkan strategi perubahan sesuai dengan kondisi yang ada</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=164&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/sapa-yang-mo-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dahsyatnya ilmu ALLAH</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/dahsyatnya-ilmu-allah/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/dahsyatnya-ilmu-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[ILMU ALLAH Sebagai konsekuensi logis dari Allah maha pencipta yang meliputi ekosistem zahir/fisik meliputi alam semesta manusia, flora, fauna dan ekosistem batin/metafisik, meliputi alam ruh, jin dsb. Tidak dapat ditimbang oleh manusia, ia mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada.Katakanlah: &#8220;Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,          sungguh habislah lautan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=162&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#000080;"><strong>ILMU ALLAH</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#000080;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;">Sebagai konsekuensi logis dari Allah maha pencipta yang meliputi ekosistem zahir/fisik meliputi alam semesta manusia, flora, fauna dan ekosistem batin/metafisik, meliputi alam ruh, jin dsb. Tidak dapat ditimbang oleh manusia, ia mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada.<span id="more-162"></span><em>Katakanlah: &#8220;Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,          sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami  datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (QS. Al-Kahfi :109)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah.Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. Lukman: 27)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<p><span style="color:#000080;"><strong>A.  Sifat Ilmu Allah</strong></span></p>
<p><span style="color:#000080;">1)      Bersifat pasti,</span></p>
<p><span style="color:#000080;">2)      Bersifat objektif; memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan kami di segala  wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri,</span></p>
<p><span style="color:#000080;">3)      Perintah Allah berlaku pada ciptaannya (yang merupakan hasil ilmu-Nya).</span></p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<p><span style="color:#000080;"><strong>B.  Kualitas Ilmu Allah</strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="104" height="13"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>(Luqman berkata):&#8221;Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya).” Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.(QS. Lukman :16)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. (QS. 40:19)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<p><span style="color:#000080;"><strong>C.  Hakikat Ilmu Allah</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000080;"> Jalur formal resmi; dalam bentuk wahyu (QS. 7:143; 42:51),</span>
<ol>
<li><span style="color:#000080;"> Jalur informal; dalam bentuk ilhamatau inspirasi QS. 29:69; mengadakan     mubasyarah (pengamatan terhadap alam semesta).</span><span style="color:#000080;"><br />
</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><span style="color:#000080;"><strong>D.  Bukti Ilmu Allah</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000080;">Ayatul Kauniyah</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000080;">Ayat-ayat Allah yang terhampar di alam merupakan bukti yang mendukung kebenaran ayatul qouliyah (QS. 3:109). Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan  manusia.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000080;">Ayatul Qouliyah</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000080;">Ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur’an, merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris ayatul kauniyah (QS. 2:185).</span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> Katakanlah:&#8221;Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfa&#8217;at tanda       kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman&#8221;. (Yunus: 101)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah  kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah:208) </em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepada kamu bukti-bukti           kebenaran maka ketahuilah, bahwa bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Baqarah:209)</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em> Apakah (ketidakdatangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit; atau (karena) mereka ragu-ragu atau (karena) takut kalau-kalau Allah dan Rasul-Nya berlakuzalimkepadamereka             Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim. (An-Nur: 50)</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=162&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/dahsyatnya-ilmu-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jangan sia-siakan ortu Qta&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/jangan-sia-siakan-ortu-qta/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/jangan-sia-siakan-ortu-qta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:38:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[BIRRUL WALIDAIN (BERBUAT BAIK KEPADA ORANG TUA) Berbuat baik kepada orang tua (Birrul walidain) adalah memberi kebaikan berkhidmat kepada keduanya serta mentaati perintahnya (kecuali yang maksiat) dan mendoakannya apabila keduanya telah wafat. (QS. 31:15)Dan jika keduanya memaksamu untuk memperselkutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu entang itu, maka janganlah kamu mngikuti keduanya, dan pergaulilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=158&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#00ffff;"><strong>BIRRUL WALIDAIN (BERBUAT BAIK KEPADA ORANG TUA)</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;">Berbuat baik kepada orang tua (Birrul walidain) adalah memberi kebaikan berkhidmat kepada keduanya serta mentaati perintahnya (kecuali yang maksiat) dan mendoakannya apabila keduanya telah wafat. (QS. 31:15)<span id="more-158"></span><em>Dan jika keduanya memaksamu untuk memperselkutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu entang itu, maka janganlah kamu mngikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku,kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu,maka Kuberitahu kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.(Q.S Luqman:15)</em><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;"><strong>A.  Bentuk-bentuk berbuat baik kepada orang tua:</strong></span></p>
<p><span style="color:#00ffff;">Berbuat baik kepada orang tua dapat dilakukan dengan 2 kesempatan:</span></p>
<p><span style="color:#00ffff;">1)      Saat orang tua masih hidup</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#00ffff;">Mentaati selama bukan maksiat.</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (Q.S. 17:23)</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Memohon ampunan baginya kepada Allah (mendo’akannya) (Q.S 17:24)</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Membantu dengan harta</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Meminta sesuatu terlebih dahulu atas perbuatan penting yang akan dilakukan.</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#00ffff;">2)      Saat orang tua telah wafat</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#00ffff;">Menshalatkannya</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Memohon ampunan atas segala dosanya</span></li>
<li><span style="color:#00ffff;">Memenuhi janjinya</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#00ffff;">Menghormati teman dan sahabatnya</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=158&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/jangan-sia-siakan-ortu-qta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>makna HAMDALLAH</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-hamdallah/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-hamdallah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[MAKNA HAMDALAH ~                         Alhamdu      : segala puji; segala puji yang kita berikan ~                         Lillah            : bagi Allah Alasan Allah dipuji, bahwa: Allah Maha Pembuat Prestasi (QS. 40:62), Allah membuat alam semesta beserta isinya. Allah Maha Indah dalam nama-nama-Nya (QS. 20:8), Allah memiliki Ama’ul Husna yang indah. Allah Maha Baik dalam perbuatan-Nya (QS. 32:7), Allah menciptakn [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=156&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#00ccff;"><strong>MAKNA HAMDALAH</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#00ccff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">~                         Alhamdu      : segala puji; segala puji yang kita berikan</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">~                         Lillah            : bagi Allah</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;"><span id="more-156"></span>Alasan Allah dipuji, bahwa:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah Maha Pembuat Prestasi (QS. 40:62),</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah membuat alam semesta beserta isinya.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah Maha Indah dalam nama-nama-Nya (QS. 20:8),</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah memiliki Ama’ul Husna yang indah.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah Maha Baik dalam perbuatan-Nya (QS. 32:7),</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah menciptakn manusia dengan sebaik-baiknya.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah menciptakan segala sesuatu berdasarkan pengetahuan dan kehendaknya (QS. 20:111),</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia atau tanpa manfaatnya, kebutuhannya.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color:#00ccff;"><strong>A.  Makna Robbul ‘Alamin </strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#00ccff;">Rabb                : pemilik yang mengatur urusan hamba-Nya.</span></li>
<li><span style="color:#00ccff;">Al’Alamin : apa yang diketahui berarti alam manusia dan jin serta </span></li>
</ul>
<p><span style="color:#00ccff;">kelompok-  kelompok mereka. (QS. 7:80; 3:42)</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;"><em>Rabb</em> secara tepat dan sempurna dapat diterjemahkan oleh empat kata sekaligus, yaitu:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah sebagai pencipta (QS. 2:164)</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Manusia tidak mencipta, ia hanya merekayasa, membuat dan menyusun. Allah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat dalam QS. 15:73.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah sebagai pemilik (QS. 14:2)</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Siapa yang mencipta pasti memilki. Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendak-Nya sendiri, Allah pencipta dan otomatis Allah sebagai pemiliknya.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah sebagai pemelihara (QS. 15:9)</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri oleh karena itu ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya.</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ccff;">Allah sebagai penguasa (QS. 15:16 – 27)</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ccff;">Allah adalah sebagai pencipta, pemilik dan sekaligus pemelihara atas alam semesta ini.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=156&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-hamdallah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>makna Basmallah</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-basmallah/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-basmallah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:35:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[ÿ Preposisi “bi” : aku memulai, ÿ Al-Ismu           : nama; menunjuk kepada sesuatu atau seseorang yang  dinamai. ÿ Allah                : nama Tuhan, berasal dari kata Al-Illah. Bismillah memiliki 2 makna: Sebagai kalimat izin; Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan, tapi Bismillah merupakan kalimat izin bagi Allah yang merasa hidupnya hanya sekedar numpang, karena sesungguhnya semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=154&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#99ccff;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">ÿ Preposisi “bi” : aku memulai,</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">ÿ Al-Ismu            : nama; menunjuk kepada sesuatu atau seseorang yang  dinamai.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">ÿ Allah                : nama Tuhan, berasal dari kata Al-Illah.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><span id="more-154"></span><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">Bismillah memiliki 2 makna:</span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="color:#99ccff;">Sebagai kalimat izin; Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan, tapi Bismillah merupakan kalimat izin bagi Allah yang merasa hidupnya hanya sekedar numpang, karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasilitas Allah tersebut.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#99ccff;">Sebagai kalimat “pengakuan otoritas“; yaitu pengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhnya yang memiliki wewenang atau otoritas. hanyalah Allah.</span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">A.  Makna Ar-Rahman</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">Ar-Rahman (maha pengasih) merupakan rahmat Allah dalam bentuk sarana hodup. Dilihat dari segi etimologinya Ar-Rahman berwazan fa’laan yang menunjukkan banyak. Oleh karena itu, rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil’alamin) baik manusia maupun binatang, baik muslim maupun kafir. Makna ini digunakan dalam Al-Qur’an (QS. 20:5; 19:75)</span></strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><strong></strong></td>
<td><strong></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em>“(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yrng bersemayam siatas ‘Arsy(Q.S Thaahaa:5)</em><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em>Katakanlah:”Barangsiapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; ehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya.”</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">B.  Makna Ar-Rahim</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">Ar-Rahim (maha penyayang) merupakan rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. Dilihat dari segi bahasanya, Ar-Rahim berwazan (berpola) fa’iil yang menunjukkan ketetapan dan kekekalan. Ar-Rahim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman, menunjukkan kenikmatan yang terus-menerus dan kekal. Dalam Al-Qur’an makna Ar-Rahim seperti terdapat pada (QS. 33:43; 9:117).</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em>Dialah yang memberi rahmat lepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu)’ supaya Dia mengeluarkankamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang). Dan adalah Dia Yang Maha Penyayang kepada orang-orang yang briman.(Q.S Al Azhab:43)</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em>Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan Basmallah dalam H.R. Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"><em>“Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim makan tidak akan mendapat berkah.”</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#99ccff;">Bila pengucapan Basmallah dilakukan dengan sadar dan sungguh-sungguh, akan menghasilkan tiga kebaikan, yaitu:</span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="color:#99ccff;">Akan terjaga dari syetan, karena dengan menyebut nama Allah akan mendorong seorang mukmin mempertimbangkan apakah ia dibenarkan mengaitkan nama Allah dengan niat dan perbuatan yang buruk,</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#99ccff;">Dengan menyebut nama Allah, akan timbul pada dirinya sikap yang benar dan membawa dirinya ke arah yang benar,</span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:#99ccff;"> Orang tersebut akan menerima pertolongan dan ridha Allah dan akan dilindungi dari godaan syetan karena Allah menerima perbuatan seorang mukmin bila ia beribadah kepada-Nya atau mendapat pertolongan dari Allah SWT.</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=154&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/makna-basmallah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>apa sich takwa itu&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/apa-sich-takwa-itu/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/apa-sich-takwa-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 12:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[TAQWA (TARBIYAH RUHIYAH) A.   Hakikat Taqwa Merupakan Taqwa lahir sebagai kesan logic dari keimanan yang utuh, keimanan yang selalu dipupuk dengan moroqobatullah; merasa takut terhadap murka dan azab-Nya, dan selalu berharap limpanan kurnia dan keampunan-Nya. Atau sebagaimana yang dedifinasikan oleh para ulama, taqwa adalah kemestian supaya Allah tidak melihat kita berada dalam laranga-larangan-Nya dan tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=152&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="color:#00ff00;"><strong>TAQWA (TARBIYAH RUHIYAH)</strong></span></strong></p>
<p align="center"><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong>A.   Hakikat Taqwa</strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;">Merupakan Taqwa lahir sebagai kesan logic dari keimanan yang utuh, keimanan yang selalu dipupuk dengan moroqobatullah; merasa takut terhadap murka dan azab-Nya, dan selalu berharap limpanan kurnia dan keampunan-Nya.<span id="more-152"></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;">Atau sebagaimana yang dedifinasikan oleh para ulama, taqwa adalah kemestian supaya Allah tidak melihat kita berada dalam laranga-larangan-Nya dan tidak kehilangan kita dalam melaksanakan perintah-perintah-Nya. Sebahagian ulama lain mendefinasikan taqwa dengan mencegah diri dari azab Alla dengan memperbanyak amal soleh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terang-terangan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"> </span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="color:#00ff00;"><strong>Balasan Taqwa </strong></span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><em> </em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><em>“Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kami.Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hadiid:28)</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"><strong> </strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;">Macam-macam Muroqabatullah dalam melaksanakan keta&#8217;atan Ikhlas:</span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="color:#00ff00;"><em>Muhasabah</em> (Instrospeksi diri),</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#00ff00;"><em>Mu&#8217;aqobah</em> (Memberikan sanksi),</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#00ff00;"><em>Mujahadah</em> (Optimalisasi).</span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:#00ff00;">`     Hendaklah amalan-amalan sunnah tidak mempengaruhi kewajiban yang lain.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#00ff00;"> Tidak memaksakan diri dengan amalan-amalan sunnah yang di luar kemampuan.</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=152&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/apa-sich-takwa-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Betapa pentingnya pendidikan umat Islam&#8230;</title>
		<link>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/betapa-pentingnya-pendidikan-umat-islam/</link>
		<comments>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/betapa-pentingnya-pendidikan-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 12:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zupersharief</dc:creator>
				<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zupersharief.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Islam diturunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin. Untuk mengenalkan Islam ini diutus Rasulullah SAW. Tujuan utamanya adalah memperbaiki manusia untuk kembali kepada Allah SWT. Oleh karena itu selam kurang lebih 23 tahun Rasulullah SAW membina dan memperbaiki manusia melalui pendidikan. Pendidikanlah yang mengantarkan manusia pada derajat yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu. Ilmu yang dipandu dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=150&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#666699;">Islam diturunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin. Untuk mengenalkan Islam ini diutus Rasulullah SAW. Tujuan utamanya adalah memperbaiki manusia untuk kembali kepada Allah SWT.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><span id="more-150"></span> Oleh karena itu selam kurang lebih 23 tahun Rasulullah SAW membina dan memperbaiki manusia melalui pendidikan. Pendidikanlah yang mengantarkan manusia pada derajat yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu. Ilmu yang dipandu dengan keimanan inilah yang mampu melanjutkan warisan berharga berupa ketaqwaan kepada Allah SWT.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Manusia mendapat kehormatan menjadi khalifah di muka bumi untuk mengolah alam beserta isinya. Hanya dengan ilmu dan iman sajalah tugas kekhalifahan dapat ditunaikan menjadi keberkahan dan manfaat bagi alam dan seluruh makhluk-Nya. Tanpa iman akal akan berjalan sendirian sehingga akan muncul kerusakan di muka bumi dan itu akan membahayakan manusia. Demikian pula sebaliknya iman tanpa didasari dengan ilmu akan mudah terpedaya dan tidak mengerti bagaimana mengolahnya menjadi keberkahan dan manfaat bagi alam dan seisinya.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Sedemikian pentingnya ilmu, maka tidak heran orang-orang yang berilmu mendapat posisi yang tinggi baik di sisi Allah maupun manusia. (QS. Al Mujadilah (58) : 11)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><em> “Hai orang-orang yang beriman apabila dikatakan kepadamu:”Berlapang-lapanglah dalammajlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan:”Berdirilah kamu”, maka brdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apayang kamu kerjakan.</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Bahkan syaithan kewalahan terhadap orang muslim yang berilmu, karena dengan ilmunya, ia tidak mudah terpedaya oleh tipu muslihat syaithan. Muadz bin Jabal ra. berkata: “Andaikata orang yang beakal itu mempunyai dosa pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya dia cenderung masih bisa selamat dari dosa tersebut namun sebaliknya, andaikata orang bodoh itu mempunyai kebaikan dan kebajikan pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya ia cenderung tidak bisa mempertahankannya sekalipun hanya seberat biji sawi.”</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Ada yang bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Ia menjawab, “Sesungguhnya jika orang berakal itu tergelincir, maka ia segera menyadarinya dengan cara bertaubat, dan menggunakan akal yang dianugerahkan kepadanya. Tetapi orang bodoh itu ibarat orang yang membangun dan langsung merobohkannya karena kebodohannya ia terlalu mudah melakukan apa yang bisa merusak amal shalihnya.”</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Kebodohan adalah salah satu faktor yang menghalangi masuknya cahaya Islam. Oleh karena itu, manusia butuh terapi agar menjadi makhluk yang mulia dan dimuliakan oleh Allah SWT. Kemuliaan manusia terletak pada akal yang dianugerahi Allah. Akal ini digunakan untuk mendidik dirinya sehingga memiliki ilmu untuk mengenal penciptanya dan beribadah kepada-Nya dengan benar. Itulah sebabnya Rasulullah SAW menggunakan metode pendidikan untuk memperbaiki manusia, karena dengan pendidikanlah manusia memiliki ilmu yang benar. Dengan demikian, ia terhindar dari ketergelinciran pada maksiat, kelemahan, kemiskinan dan terpecah belah.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">B. Pentingnya Pendidikan Islam</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Pendidikan merupakan kata kunci untuk setiap manusia agar ia mendapatkan ilmu. Hanya dengan pendidikanlah ilmu akan didapat dan diserap dengan baik. Tak heran bila kini pemerintah mewajibkan program belajar 9 tahun agar masyarakat menjadi pandai dan beradab. Pendidikan juga merupakan metode pendekatan yang sesuai dengan fitrah manusia yang memiliki fase tahapan dalam pertumbuhan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Pendidikan Islam memiliki 3 (tiga) tahapan kegiatan, yaitu: tilawah (membacakan ayat Allah), tazkiyah (mensucikan jiwa) dan ta’limul kitab wa sunnah (mengajarkan al kitab dan al hikmah). Pendidikan dapat merubah masyarakat jahiliyah menjadi umat terbaik disebabkan pendidikan mempunyai kelebihan. Pendidikan mempunyai ciri pembentukan pemahaman Islam yang utuh dan menyeluruh, pemeliharaan apa yang telah dipelajarinya, pengembangan atas ilmu yang diperolehnya dan agar tetap pada rel syariah. Hasil dari pendidikan Islam akan membentuk jiwa yang tenang, akal yang cerdas dan fisik yang kuat serta banyak beramal.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Pendidikan Islam berpadu dalam pendidikan ruhiyah, fikriyah (pemahaman/pemikiran) dan amaliyah (aktivitas). Nilai Islam ditanamkan dalam individu membutuhkan tahpan-tahapan selanjutnya dikembangkan kepada pemberdayaan di segala sektor kehidupan manusia. Potensi yang dikembangkan kemudian diarahkan kepada pengaktualan potensi dengan memasuki berbagai bidang kehidupan. (QS. Ali Imran (3) : 103)</span></strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="8" height="4"><strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong></strong></td>
<td><strong></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><span style="color:#666699;"><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><em>“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah,dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu,lalu menjadilah kamu karena nikmatAllah, orangn –oranr yang bersaudara; dan kamu telah berada di ujung neraka,lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Pendidikan yang diajarkan Allah SWT melalui Rasul-Nya bersumber kepada Al Qur’an sebagai rujukan dan pendekatan agar dengan tarbiyah akan membentuk masyarakat yang sadar dan menjadikan Allah sebagai Ilah saja.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Kehidupan mereka akan selamat di dunia dan akhirat. Hasil ilmu yang diperolehnya adalah kenikmatan yang besar, yaitu berupa pengetahuan, harga diri, kekuatan dan persatuan. Tujuan utama dalam pendidikan Islam adalah agar manusia memiliki gambaran tentang Islam yang jelas, utuh dan menyeluruh.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Interaksi di dalam diri ini memberi pengaruh kepada penampilan, sikap, tingkah laku dan amalnya sehingga menghasilkan akhlaq yang baik. Akhlaq ini perlu dan harus dilatih melalui latihan membaca dan mengkaji Al Qur’an, sholat malam, shoum (puasa) sunnah, berhubungan kepada keluarga dan masyarakat. Semakin sering ia melakukan latihan, maka semakin banyak amalnya dan semakin mudah ia melakukan kebajikan. Selain itu latihan akan menghantarkan dirinya memiliki kebiasaan yang akhirnya menjadi gaya hidup sehari-hari.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">C. Kesinambungan dalam Pendidikan Islam</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Pendidikan Islam dalam bahasa Arab disebut tarbiyah Islamiyah merupakan hak dan kewajiban dalam setiap insan yang ingin menyelamatkan dirinya di dunia dan akhirat. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Tuntutlah ilmu dari buaian sampai akhir hayat.” Maka menuntut ilmu untuk mendidik diri memahami Islam tidak ada istilah berhenti, semaki banyak ilmu yang kita peroleh maka kita bertanggung jawab untuk meneruskan kepada orang lain untuk mendapatkan kenikmatan berilmu, disinilah letak kesinambungan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Selain merupakan kewajiban, kegiatan dididik dan mendidik adalah suatu usaha agar dapat memiliki ma’dzirah (alasan) untuk berlepas diri bila kelak diminta pertanggungjawaban di sisi Allah SWT yakni telah dilakukan usaha optimal untuk memperbaiki diri dan mengajak orang lain pada kebenaran sesuai manhaj yang diajarkan Rasulullah SAW. Untuk menghasilkan Pendidikan Islam yang berkesinambungan maka dibutuhkan beberapa sarana, baik yang mendidik maupun yang dididik, yaitu:</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><em>1. Istiqomah</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Setiap kita harus istiqomah terus belajar dan menggali ilmu Allah, tak ada kata tua dalam belajar, QS. Hud (11) : 112, QS. Al Kahfi (18) : 28</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><em>2. Disiplin dalam tanggung jawab</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;">Dalam belajar tentu kita membutuhkan waktu untuk kegiatan tersebut. sekiranya salah    satu dari kita tidak hadir, maka akan mengganggu proses belajar. Apabila kita sering bolos sekolah, apakah kita akan mendapatkan ilmu yang maksimal. Kita akan tertinggal dengan teman-teman kita, demikian pula dengan guru, apabila ia sering membolos tentu anak didiknya tidak akan maju karena pelajaran tidak bertambah.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"><em>3. Menyuruh memainkan peran dalam pendidikan</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#666699;"> Setiap kita dituntut untuk memerankan diri sebagai seorang guru pada saat-saat tertentu,            memerankan fungsi mengayomi, saat yang lainnya berperan sebagai teman. Demikiannya semua peran digunakan untuk memaksimalkan kegiatan pendidikan.</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zupersharief.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zupersharief.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zupersharief.wordpress.com&amp;blog=8293406&amp;post=150&amp;subd=zupersharief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zupersharief.wordpress.com/2009/08/13/betapa-pentingnya-pendidikan-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e0ac28789a11603b66be08b4f5f3b0d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zupersharief</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
