jump to navigation

dahsyatnya ilmu ALLAH August 13, 2009

Posted by zupersharief in islami.
Tags: ,
trackback

ILMU ALLAH

Sebagai konsekuensi logis dari Allah maha pencipta yang meliputi ekosistem zahir/fisik meliputi alam semesta manusia, flora, fauna dan ekosistem batin/metafisik, meliputi alam ruh, jin dsb. Tidak dapat ditimbang oleh manusia, ia mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada.Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,          sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (QS. Al-Kahfi :109)

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah.Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. Lukman: 27)

A.  Sifat Ilmu Allah

1)      Bersifat pasti,

2)      Bersifat objektif; memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan kami di segala  wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri,

3)      Perintah Allah berlaku pada ciptaannya (yang merupakan hasil ilmu-Nya).

B.  Kualitas Ilmu Allah


(Luqman berkata):”Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya).” Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.(QS. Lukman :16)

Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. (QS. 40:19)

C.  Hakikat Ilmu Allah

  1. Jalur formal resmi; dalam bentuk wahyu (QS. 7:143; 42:51),
    1. Jalur informal; dalam bentuk ilhamatau inspirasi QS. 29:69; mengadakan     mubasyarah (pengamatan terhadap alam semesta).

D.  Bukti Ilmu Allah

  1. Ayatul Kauniyah

Ayat-ayat Allah yang terhampar di alam merupakan bukti yang mendukung kebenaran ayatul qouliyah (QS. 3:109). Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan  manusia.

  1. Ayatul Qouliyah

Ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur’an, merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris ayatul kauniyah (QS. 2:185).

Katakanlah:”Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfa’at tanda       kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (Yunus: 101)

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah:208)

Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepada kamu bukti-bukti           kebenaran maka ketahuilah, bahwa bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Baqarah:209)

Apakah (ketidakdatangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit; atau (karena) mereka ragu-ragu atau (karena) takut kalau-kalau Allah dan Rasul-Nya berlakuzalimkepadamereka             Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim. (An-Nur: 50)

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.